| PNTL
DAN F-FDTL AKAN GELAR OPERASI GABUNGAN |
| Dili,
STL -Thrusday,18,07
Kontinuasaun...
Komandan Umum Intern PNTL, Inspektur
Afonso de Jesus mengutarakan hal itu pada seminar
yang digelar bersama oleh UNPol dan PNTL di Kementerian
Dalam Negeri, Selasa (18/7) lalu. Seminar itu dimaksudkan
untuk menformulasikan rencana bersama untuk memperbaharui
kembali, restrukturisasi dan rekonstitusi PNTL.
Afonso berpendapat bahwa seminar tersebut sangat berarti
bagi PNTL dan UNPOL yang tergabung dalam misi UNMIT.
Menurut dia, dalam waktu dekat PNTL dan F-FDTL akan
membahas rencana melakukan operasi gabungan.
Berdasarkan siaran pers yang diterima koran ini menyebutkan
seminar tersebut dihadiri Wakil Mendagri, José
Sequeira Somoxo, Deputi Wakil Khusus Sekretaris Jenderal
Bagian Keamanan dan Aturan Hukum, Eric Tan Huck Gim,
serta bersama dengan Pemerintah dan wakil-wakil Perserikatan
Bangsa-Bangsa yang lain, juga wakil-wakil bagi Program
Pengembangan Polisi Timor-Leste (TLPDP).
Seminar ini merupakan awal dari rangkaian konsultasi-konsultasi
mengenai perihal pembangunan kembali PNTL. Tujuan
akhir dari konsultasi-konsultasi akan muncul suatu
rencana dengan prioritas-prioritas yang jelas dan
tegas, memberi perhatian pada keempat bidang yakni
Operasi, Administrasi, Pemerintahan dan Pelatihan.
Konsultasi-konsultasi akan berlangsung juga dengan
mitra-mitra yang lain, termasuk masyarakat sipil,
sebelum rencana mencapai kematangan. Eric Tan dalam
sambutannya menegaskan bahwa baik UNPOL maupun PNTL
harus membentuk diri dan percaya pada rencana tersebut.
“Ini merupakan cara terbaik untuk memastikan
bahwa kita memiliki PNTL yang melayani masyarakat
Timor-Leste, sesuatu yang berdayaguna, dapat mendengarkan,
bertanggungjawab dan efektif,” kata Eric. Tan
juga mengingatkan pada semua yang hadir bahwa PNTL
telah mengirim sepuluh pejabat untuk bertugas di Misi
Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kosovo (UNMIK), dan
sikap mereka patut dihargai.
Somoxo dalam seminar itu menyatakan bahwa PNTL harus
menghargai kerjasama yang berharga antara Perserikatan
Bangsa-Bangsa dan Pemerintah Timor-Leste.
Pihaknya juga melaporkan bahwa sejak krisis bulan
April dan Mei tahun lalu, semua pejabat dan anggota
PNTL yang bejumlah 3000 personil telah diminta untuk
mendaftar dan melaksanakan proses penyaringan.
Penyaringan pada di 12 distrik diluar Dili sedang
berjalan dari tingkat atas ke bawah, dan penyaringan
pejabat-pejabat di Distrik Dili hampir selesai sepenuhnya.
agi
|
|
|
|